Rekan-rekan blogger yang tinggal di Bekasi atau para pelajar dan mahasiswa yang sering beredar di wilayah Bekasi tentu pernah tahu soal persimpangan jalan (perempatan) disamping Pemda Bekasi.
Simpang jalan ini diapit oleh Pemda Bekasi dan Stadion Bekasi. Sebelum digunakan oleh Pemerintah Kota Bekasi, gedung kantor Pemda digunakan oleh Pemda Kabupaten Bekasi yang kemudian melakukan migrasi ke kantor baru di Cikarang.
Sisi stadion Bekasi berupa taman kota yang sebelumnya digunakan sebagai bumi perkemahan Karang Kitri Bekasi.
Read the full story »
Berbagai macam istilah anjing menurut orang Bekasi
Beberapa hari yang lalu saya ngobrol dengan isteri saya mengenai situasi di Bekasi. Obrolan kesana-kemari hingga sampai pada kata-kata khas Bekasi yang saya gunakan.
Posting ini saya tulis karena saya sempet kerepotan mencari penjual nasi tim di kota Bekasi. Setelah melakukan pelacakan melalui Google, saya baru menemukan penjual nasi tim di daerah pasar Proyek Bekasi
Informasi penting seputar Bekasi, berupa pengumuman resmi dari Pemda Bekasi maupun berita yang disadur dari media
Berita utama, artikel penting dan menarik untuk diketahui. Secara periodik akan diganti dengan artikel terbaru.
Jam menunjukkan pukul 03.15. Jam segini biasanya masih mimpi. Kecuali klo bulan Ramadhan karena harus sahur atau lagi mau Tahajud.
Yang paling berat bangunin anak2 nih, karena biasanya paling menjelang Subuh. Tapi ndilalah koq mudah juga ya, mungkin karena sebelumnya udah bilang mau diajak ke sebuauh taman rekreasi.
Ya, hari ini memang kami mau pergi ke Taman Mini Indonesia Indah. Bukan, bukan mau naik kereta gantung, bukan pula melihat-lihat rumah2 adat yang bertebaran disana, atau ke taman burungnya. Tapi kami mau ngelapak
.
Walaupun ngelapak sudah beberapa kali kami lakukan tapi baru kali ini dengan jarak yang lumayan jauh dari kediaman kami, itulah sebabnya harus jalan segelap ini, selain jarak juga agar bisa mendapatkan space lapak yang strategis.
Ajakan ngelapak bareng ini diprakarsai oleh KOMPAK alias Komando Lapak yang dibentuk di komunitas TDA. Forum ini bertujuan mensinergikan aktifitas ngelapak para member TDA seperti mendapatkan informasi lokasi2 ngelapak, sharing pengalaman ngelapak sampai ngelapak bareng. Untuk forumnya bisa gabung di kompakTDA-subscribe@yahoogroups.com
Sholat Subuh pun dilakukan di Masjid Jami At-Tin TMII, setelah bertemu maka semua lapakers TDA pun beriringan masuk ke dalam TMII.
Ketika tiba di area lapak disana, sepanjang jalan sudah mulai dipenuhi pelapak2 lain yang sedang membereskan dagangannya. Luar biasa, ternyata ada yang jauh lebih pagi lagi datangnya, jam berapa ya mereka sudah berada disini.
Kami putuskan berjalan lagi mencari space yang agak panjang agar bisa melakukan lapak bersama. Menyusuri jalannya melingkar sejauh kira2 2 kiometer-an, sudah penuh oleh para pelapak, bahkan terjadi kemacetan pada satu sisi jalan.
Akhirnya untuk ketiga kalinya kami berhenti dan memutuskan untuk segera mencari spot terbaik. Mungkin karena sudah terhitung ‘kesiangan’ padahal masih cukup gelap, spot itu jauh jaraknya dari lokasi parkir sehingga sudah terbayang proses drop barangnya
.
Kami putuskan membawa barang seadanya dulu terutama lembaran entah itu terpal atau tikar untuk sekedar membooking lokasi. Benar saja, lokasi itupun sudah cukup penuh. Ketika menemukan space yang kosong, hampir semua tetangga disana bilang sudah ada yang punya. Kami mahfum, mungkin karena lokasinya yang cukup resmi di dalam taman rekreasi.
Tanpa patah semangat kami terus mencari hingga pada akhirnya memutuskan salah satu space yang cukup luas dan panjang, walau sebenarnya disana dikatakan ’sudah ada empunya’. Cenderung nekat sebenarnya tapi kami pikir ya sudah coba saja, kalaupun nanti ada yang mengklaim maka tinggal pindah.
Ternyata justru memang begitulah caranya hehe. Buktinya sampai waktu lapak berakhir tidak ada yang mengganggu. Info dari petugas yang kemudian datang untuk menagih ‘uang sewa’ menyatakan bahwa sudah lama tidak ada sistem ‘booking’ atau kepemilikan. First in first gelar
. Loh jadi para ‘tetangga’ yg tadi bilang spt itu maksudnya apa ya ? you know lah.
Yang membedakan lapak kali ini dengan yang pernah saya lakukan adalah karena bersama atau bareng2-nya. Karena sudah saling kenal malah jadi ajang silahturahim tanpa melupakan pembeli yang datang tentunya. Ibarat nonton bola di TV, lebih seru klo nonton-nya rame2.
Jadi jadi saling sharing, saling memberi pelajaran dan pengalaman. Saling bantu bawa barang, saling titip lapak ketika mau kebelakang, saling kasih semangat.
Hasil akhirnya, lapak saya kedatangan beberapa pembeli yang membeli produk yang digelar. Walau cuma pas untuk nutup cost transport yang lumayan jauh hehe. Lagipula persiapan kami memang belum cukup matang. Kata pak Hantiar ‘karena persiapan kita gak maksimal dan awalnya mau lihat2 dulu ya hasilnya sama yaitu hasil gak maksimal dan orang datang hanya lihat2′ hahahaha. Tapi ini hanya di lapak saya dan pak Hantiar aja loh, yg lain sukses abis bahkan pak Dedy sampai kehabisan produk.
Bisa dikatakan tim kami adalah tim surveyor sekaligus buru sergap yang melihat keadaan. Setelah ini tentu perlu persiapan yang lebih matang agar rekan lain di kemudian hari yang berminat bisa lebih maksimal memanfaaat ajang ini yang bertujuan melatih mental dan skill menjual secara nyata.
Oke, untuk foto2 bisa dilihat di http://www.facebook.com/album.php?aid=8013027&id=1206579314&ref=mf
Semoga kedepan bisa terus mencari lokasi2 lapak yang bagus.
Wassalam.
-Eko June-
http://www.agencireng.com
http://www.jilbab-balita.com
lapakers TDA
Delapan tahun silam, ketika baru beberapa bulan pasca resign sebagai karyawan, saya nyaris setiap hari merasa mual, cemas, takut dan pusing tanpa sebab yang jelas.
Sering kali saya membatin, apakah ini karena kebiasaan menerima amplop gaji bulanan yang telah berlangsung sekian puluh tahun, dan… gubrakkk… tiba tiba tidak lagi menerima amplop gaji.
Dan memang, psikologis ketakutan dan [...]
Holllaaa… selamat pagi semuanya.
Tadinya mau posting semalem, bis pulang dari meeting komunitas.. xixixi sok sibuk banget ya?!
Ho oh… meeting komunitas untuk event amprokan blogger.
Sekilas tentang amprokan blogger. Acara ini diselenggarakan oleh Komunitas Blogger Bekasi yang berlangsung 6-7 Maret di Bekasi. Biayanya ? Free Of Charge!
Caranya? Langsung liat ajah di sini.
Lanjuttt…
Sayah mau cerita tentang pengalaman makan gratis. Dalam minggu ini ada 2 kali makan gratis. Tapi yang seru sih yang pertama, jadi begini ceritanya…
Pada suatu hari senen, tepatnya senin ini, saya sampai di kos an setelah pulang kantor dalam keadaan agak basah. Ngaso sebentar di ruang TV, ada banyak temen2. Antara laper dan males, sayah ogah2an mau dinner. Adalah seorang temen kos an yang ternyata juga merasakan hal yang sama, dan tiba2 mencetuskan ide untuk makan sifut di resto sifut yang baru buka di mol deket kos an. Yuk marriii…
Saya & temen sayah cao dari kos an sekitar jam 8 lewat sedikit masih dalam keadaan ujan rintik2. Jalan kaki sebentar, trus memasuki resto tersebut. Saya sempet baca sih disitu jam bukanya sampe dengan jam 9 malem. Setelah memesan & pesanan datang, sayah & temen sayah makan dengan lahapnya. Kebiasaan sayah, minuman pasti bakalan abis duluan, dengan anggapan, kalo abis kan bisa mesen lagih. Juga saya mo order tambahan menu seafood lainnya. Saat itu jam 9 kurang 10 menitan, saya pun ngasih aba2 ke waiternya untuk order tambahan. And you know what they said?
“maaf mba, kita udah closing… ga bisa order lagi”
Saya & temen sayah bengong.
”Emang jam berapa tutupnya?”
”Jam 9. Itu tadi udah last order”
”Ga bisa mesen apa2 lagi?”
”Iya. Ga bisa mesen apa2 lagi…”
”….”.
Saya dan temen sayah Cuma bengong, sementara makanan baru setengahnya kita makan dan minum udah sama sekali abis DAN KITA GAG BISA MESEN LAGI!.
Sambil menghabiskan makan & minta minuman dari temen sayah yang masih bersisa, kita masih sempet ngobrol2 sebentar. Sementara kita lagi ngobrol, waiternya udah mulai ngangkatin piring2 kosong kita, trus beberapa lampu udah dimatiin-idupin-matiin-idupin & tiba2 mereka nyodorin billnya. Tambah BT dong kita.
Waiter : maaf mba, kita udah closing. Ini bill nya
Saya & temen speechless.
Sembari nunggu kembalian dengan BT, mata sayah menangkap ada nomor telp khusus untuk menyatakan komplain tentang pelayanan resto ini. Saya sms lah ke nomor itu tentang kekecewaan pelayanan di resto tersebut sambil ngedumel2 mendingan makan di s*****a, biar murah & lama banget pesanan kita sampe, tapi selama apapun tamu yang lagi makan, tetep bakalan dilayani dengan baik. Ditungguin sampe selesai makan & ga diusir secara halus gitu.SMS saya langsung mendapat balasan panjang yang saya duga adalah tempalte balesan.
Okey lah, saya dateng menjelang resto tutup, tapi at least kalo dari awal udah dikasi tau kalo mereka Cuma bisa terima order last 10-15menit sebelum tutup, pasti kita akan prepare dan ga akan lama2 disitu. Dan saat itu saya beneran sebel buanget ama pelayanan resto itu dan hanya berasumsi sms sayah pun hanya akan masuk ke ’kotak saran’mereka doang tanpa ada respon apa2.
Kemudian hari Selasa pagi, saya dapet sms dari Manager Resto tersebut meminta maaf atas ketidaknyamanan kemarin dan mengundang sayah untuk berkunjung kembali menikmati hidangan FREE OF CHARGE! Waw…. respon yang menyenangkan! Tadinya mau langsung hari selasa itu dateng lagi ke situ, tapi.. karena hari selasa ada diskon rutin diskon sesuai umur, kemungkinan akan penuh banget.
Jadi baru hari Rabu saya & temen sayah dateng lagi ke situ. Sebelumnya saya sempet kontak2an juga ama sang manager tersebut bahwa saya akan datang & beliau mempersilahkan saya untuk datang.
Tentu ajah dengan semangat 45, sayah & temen sayah dateng dan langsung memesan ini itu. Ya mesennya sih biasa aja. Nasi, cah kangkung, udang lada hitam, cumi saus tiram, ikan bakar kakap, jus alpukat & air mineral (saya langsung pesen 2, takut kejadian last order lagi), jus jambu, dan tahu goreng. Tagihannya pun ga mahal2 amat dari tagihan sebelumnya. Kita sempat berbincang2 dengan managernya tentang komplain saya kemarin & masukan2 lainnya.
Hm… sejujurnya saya amat menghargai atas respon yang cepat dari pihak resto atas komplain dari pelanggan. Great! Patut dicontoh untuk menyediakan nomor khusus untuk komplain pelanggan.
Dan alhasil hari rabu kemarin, kembali program diet skip dinner sayah, hancur berantakan karena kekenyangan makan gratis:)
Alhamdulillah.
PS. Maab, masih nyicil blogwalking nih… tunggu kunjungan sayah ya
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara [...]